Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

27 Oktober 2014

Perbedaan Hardisk IDE, ATA dan SATA

Perbedaan Hardisk IDE, ATA dan SATA :

1. IDE

IDE (Integrated Drive Electronics) merupakan standar interface antara bus data motherboard komputer dengan disk storage. IDE interface di buat berdasarkan IBM PC Industry Standard Architecture (ISA) 16-bit bus. Interface dari IDE adalah interface untuk storage devices yang dapat teringrasi untuk disk atau CD-ROM drive. Walaupun IDE merupakan teknologi yang umum, kebanyakan orang menggunakan istilah IDE untuk merujuk pada spesifikasi ATA. Sedangkan AHCI (Advance Host Controller Interface) merupakan mekanisme hardware yang membolehkan software untuk berkomunikasi dengan SATA seperti host bus adapter yang didesain untuk hot-plugin dan native command queuing(NCQ) yang dapat menaikan kemampuan komputer/sistem/hard disk terutama dalam lingkungan multi tasking dengan cara membolehkan drive untuk menjalankan perintah baca tulis yang dikirim secara acak dengan tujuan untuk optimalisasi perpindahan head pada proses pembacaan. AHCI telah di dukung oleh berbagai sistem operasi seperti Windows Vista dan Linux kernel 2.6.19.

2. ATA

Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA)

ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda.

Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci.

3. SATA

SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec

Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer.

Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA.

Nah, sekarang anda sudah tahu kan tentang perbedaan dari masing-masing jenis hardisk? silahkan beli sesuai dengan kebutuhan anda.

Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector

cara memperbaiki hardisk bad sector
Bad Sector disebut juga bad block merupakan istilah teknis dalam bidang komputer yang digunakan untuk memberikan pengertian bahwa ada sebuah area pada hardisk yang rusak. Bad sector sendiri ada dua macam yaitu bad sector berupa kerusakan fisik dan bad sector karena kerusakan software.

Bad Sector fisik merupakan kerusakan hardisk pada bagian hardware plate hardisk. Hal ini terjadi disebabkan oleh hardisk terkena debu, terjatuh, serta terkena benturan benda keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector software disebabkan oleh shutdown yang tidak benar atau komputer saat menyala mendadak mati karena listrik padam secara tiba-tiba. Kerusakan hardisk secara fisik sangat sulit untuk diperbaiki sedangkan kerusakan secara software dapat diperbaiki lebih mudah.

Pada kesempatan ini, Saya akan memberikan tips untuk memperbaiki hardisk bad sector. Berikut ini langkah-langkah memperbaikinya.

1. Cara mengatasi Bad Sector pada Hardisk dengan program bawaan OS Windows

Microsoft windows memiliki tools sederhana yang lumayan dapat diandalkan untuk mengatasi bad sector jenis software. Saat menginstal windows, tool ini secara otomatis terinstal pula. Nah, inilah cara mengatasi bad sector menggunakan tools bawaan windows.
  • Silakan buka jendela windows explorer
  • Pilih disk / drive yang akan anda diperiksa dan di perbaiki.
  • Klik kanan disk /drive tersebut kemudian pilih [Properties].
  • Akan muncul jendela baru dan pilih tab [Tools].
  • Klik tombol [Check Now] yang berada dibawah Error Checking Status.
  • Tergantung pada versi Windows Anda, pilih salah satu [Thorough] atau [Scan for and Attempt Recovery of Bad Sectors]
  • Klik [Start] kemudian tunggulah sampai proses selesai.
  • Restart komputer.
2. Cara Memperbaiki Bad Sector pada Hardisk dengan beberapa tools

Ada tool untuk memperbaiki hardisk bad sector yang dapat Anda download. Berikut ini tool untuk memperbaiki hardisk bad sector :

HDD LLF Low Level Format ToolProgam Low level format (LLF) merupakan tool yang memiliki kegunaan menghapus seluruh informasi partisi dan seluruh data didalam hardisk termasuk juga informasi bad sector di bagian yang dinyatakan rusak. Dengan menjalankan tools ini maka keadaan hardisk kita akan seperti kondisi pertama kali digunakan. Jadi, harus ekstra hati-hati terutama jika ada data-data penting yang tersimpan, karena akan musnah dan sulit untuk di recovery lagi.

Berikut ini adalah cara menggunakan HDD Low Level Format Tool:
  • Download programnya disini
  • Install di komputer dan kemudian jalankan program HDD Low Level Format tools.
  • Pilih hardisk yang akan di format, kemudian klik Continue.
  • Klik tab LOW-LEVEL FORMAT kemudian klik FORMAT THIS DEVICE
  • Prosesnya akan memakan waktu yang lama. Tunggu hingga proses selesai.HDD Low Level Format Tool selain untuk hardisk (SATA, IDE atau SCSI), bisa juga untuk memformat Flashdisk, Flash Card dkk.
3. Cara Memperbaiki Bad Sector pada Hardisk dengan Bad Block Recovery Software dari Vendor Hardisk

Produsen hardisk telah menyediakan software untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan jika hardisk mengalami kerusakan, diantaranya adalah :
  • Fujitsu IDE Low level Format Utility. Dowload disini
  • Seagate’s Seatools for Windows serta Seagate’s Seatools for DOS. Dapat digunakan untuk hardisk merek Seagate, Maxtor ataupun hardisk dari vendor lain, Dowload disini
  • Western Digital Data Lifeguard Diagnostics. Khusus untuk Hardisk dari Western Digital Dowload disini

23 November 2013

Pengenalan DOS

MS-DOS adalah singkatan dari Microsoft Disk Operating System, yaitu Sistem Operasi berbasis baris-perintah (command-line) yang digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya OS/2, ia menterjemahkan input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer, ia juga dapat menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket atau harddisk, dukungan video, kontrol keyboard , dan banyak lagi fungsi-fungsi internal lainnya yang berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan file.

Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command Prompt Window. Untuk keluar dari MS-DOS, ketik exit dalam jendela tersebut yaitu pada kursor yang berkedip-kedip.

MS-DOS Mode adalah sebuah shell dimana lingkungan MS-DOS di-emulasikan dalam Sistem Operasi 32-bit, seperti Windows. Program berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di desktop anda.

Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All Programs, pilih Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.

Perintah-perintah di MS-DOS antara lain :

1. Komunikasi dengan Sistem
COMMAND : memuatkan kopian baru command interpreter.
DATE : mengeset atau menampilkan tanggal system.
EXIT : mengakhiri kopian command interpreter (kembali ke kopian Induk).
PROMPT : mendefinisikan prompt system.
SET : mendefinisikan variable lingkungan.
SHARE : memuatkan dukungan file sharing (untuk Microsoft Network).
TIME : mengeset atau menampilkan waktu system saat itu.
VER : menampilkan nomor versi dari command interpreter MS- DOS.

2. Bekerja dengan Disk
ASSIGN : merute permintaan operasi disk dari satu drive ke drive lain.
CHKDSK : memeriksa alokasi ruang penyimpanan, kesalahan isian. direktori, table alokasi file atau kerusakan fisik disk
DISKCOMP : membandingkan dua floppy disk track demi track dan melaporkan perbedaannya.
DISKCOPY : mengkopi floppy disk secara track demi track (tidak mengonsolidasikan file terfragmentasi).
FDISK : mengonfigurasi fixed disk (harddisk) untuk digunakan MS- DOS.
FORMAT : memformat disk untuk digunakan MS-DOS dengan menginisialisasi direktori dan file allocation table (FAT).
JOIN : membuat disk sebagai subdirektori dari disk lain.
LABEL : memodifikasi, menciptakan dan menghapus label volume.
SUBST : mensubsitusi huruf drive untuk nama jalur direktori, membuat subdirektori menjadi satu drive maya.
SYS : mentransfer file-file system MS-DOS (IO.sys dan MSDOS. .sys) ke disk.
VERIFY : memverifikasi data begitu dituliskan ke disk.
VOL : menampilkan label volume dari disk.

3.Bekerja dengan Direktori
Direktori puncak disebut root directory. Root directory menyimpan isian-isian(entry) yang menunjukkan file dan subdirectori, menyimpan nomor isian FAT yang menyimpan awal cluster dari file. Subdirektori adalah file yang menyimpan isian-isian direktori.
Perintah-perintah yang berhubungan dengan direktori,antara lain:
CHDIR atau CD : mengubah direktori kerja.
DIR : menampilkan informasi mengenai isian-isian direktori(nama file, ekstensi, ukuran dalam byte, tanggal
dan jam diciptakanatau terakhir diubah.
MKDIR atau MD : menciptakan subdirektori baru.
PATH : mendefinisikan nama jalur yang digunakan MS-DOS dalam mencari file yang dieksekusi (untuk ekstensi COM, EXE, dan BAT).
RMDIR atau RD : menghapus direktori kosong.
TREE : menampilkan struktur direktori secara hirarki.

4. Pengelolaan file
ATRIB : menampilkan dan mendefinisikan atribut file.
BACKUP : membuat kopian backup dari file atau struktur direktori.
COPY : mengkopi file.
EDLIN : menciptakan atau memidifikasi file teks ASCII.
ERASE : menghapus file.
EXE2BIN : mengonversi file dieksekusi dalam format.EXE menjadi file memori (.COM, .BIN atau .SYS).
FC : membandingkan dua file dan menampilkan perbedaannya.
RECOVER : merekonstruksi file dari disk yang mempunyai sector-sektor Rusak.
RENAME atau REN : mengubah nama satu file atau lebih.
RESTORE : mengembalikan file-file yang diciptakan dengan perintah BACKUP ke disk dengan struktur direktori yang sama seperti aslinya.

5. Pengelolaan Masukan dan Keluaran
CLS : membersihkan layar tampilan.
CTTY : mengubah prangkat untuk masukan dan keluaran standar.
FIND : mencari suatu sring.
GRAFTABL : mendefinisikan IBM extended character set.
MODE : mengendalikan mode perangkat keluaran. MODE menge-set
karakteristik tampilan , menge-set panjang baris dan spasi untuk port printer, mengoneksi printer serial dengan men-redirect keluaran printer parallel ke port komunikasi serial, menge-set parameter komunikasi untuk port komunikasi asincron.
MORE : perintah untuk filter yang menampilkan isian file per layar.
PRINT : mencetak file di background (sehingga pemakaian dapat mengerjakan tugas lain).
SORT : filter yang menampilkan secara terurut.
TYPE : mengirim file ke keluaran standar.

6. Setting (penyesuaian) lingkungan kerja
Pemakai dapat menyesuaikan lingkungan keranya lewat file CONFIG.SYS yang mendefinisikan karakteristik operasi system MS-DOS. Ketika MS-DOS dimulai, MS-DOS mengeksekusi perintah di CONFIG.SYS secara otomatis jika tersedia. Yang digunakan untuk Penyesuaian Lingkungan Kerja
ANSY.SYS : device driver ini mengimplementasikan kode escape standar dari ANSI untuk kendali layar dan keyboard.
BREAK : mengendalikan interupsi control-C.
BUFFERS : menspesifikasikan jumlah buffer disk di memori yang dialokasikan MS-DOS saat pertama kali dimulai.
COUNTRY : menspesifikasikan country untuk penulisan tanggal yang cocok, tanda decimal, dan symbol mata uang yang di gunakan.
DEVICE : menginstal device driver baru.
DRIVPARM : mendefinisi ulang karakteristik default yang didefinisikan device driver untuk perangkat blok.
FCBS : menspesifikasikan jumlah maksimum file-file yang dikendalikan FCB yang dapat dibuka, file sharing sebagai efeknya.
FILES : menspesifikasikan jumlah maksimum file yang dapat dibuka.
LASTDRIVE : menentukan jumlah maksimum drive yang dikenali oleh MS-DOS.
SHELL : menspesifikasikan command interpreter pengganti COMMAND .COM.
VIDISK.SYS : menciptakan disk virtual yang berada di memori.

7. Penggunaan Batch
Batch adalah file yang dapat dieksekusi. File berisi kumpulan /sekuen perintah yang dieksekusi secara berurutan. Pemakaian mengetikkan nama file dan MC-DOS mengeksekusi perintah-perintah di file itu. Batch berekstensi .BAT. Pembuatan batch sebagaimana program karena disediakan beragam bentukan kendali dalam hal ini pemakaian dapat memberikan beragam alternayif eksekusi perintah-perintah. File AUTOEXEC.BAT pada root directori akan dieksekusi saat MC-DOS boot. Perintah yang berhubungan dengan pengendalian jalannya eksekusi perintah-perintah file batch adalah:
CALL : memanggil batch lain.
ECHO : menampilkan nama perintah atau pesan yang dieksekusi dari batch.
FOR : mengeksekusi perintah secara iterasi untuk tiap file di sekumpulan file.
GOTO : mengeksekusi perintah dari batch, lompat ke perintah di sembarang lokasi.
IF : memeriksa kondisi dan mengeksekusi perintah di batch ,bergantung hasil.
PAUSE : menghentikan eksekusi batch untuk sementara.
REM : penanda komentar.
SHIFT : memperluas jumlah parameter di baris perintah.

DOS Commands :: dir
dir
Use the dir command to output a listing of the contents of the current directory. Information about the files and subdirectories of the current directory will be displayed.

dir directory
By specifying a directory, the contents of that directory is displayed. For example, dir \mystuff will display the contents of the \mystuff directory. Note: If directory contains a space, then type quotation marks around the directory name; for example, dir "c:\program files"

dir *.txt
Displays a listing of all the .txt files located in the current (or specified) directory.

dir my*
Displays a listing of all files that start with the pattern you specify; in this example, "my".

There are a few options you can use with the dir command. See dir /? or help dir for the complete list. Note: If you specify a directory as part of the command, options can be specified before or after the directory

The following examples demonstrate some of the more useful options:

dir /p
Pause the directory listing after every screenful. To continue the listing, press any key (e.g.: spacebar or Enter key).

dir /w
Wide directory listing.

dir /b
Displays a directory listing showing just the filenames without header information or file size/date. This bare format is useful when you just want the actual filenames and you're going to do some sort of further processing. For example dir /b \mystuff > files.txt would create a file named files.txt that contains just the filenames of files located in the \mystuff directory.

dir /o:gne
Displays a directory listing that is sorted. You specify the sort order by one or more letter after the /o: part. The most useful sort order is gne which puts all the subdirectories before files (g), and sorts by name (n), and then by filename ending (e). Tip: You can set the sort order (lasts until you close the DOS window) by typing a set command: set dircmd=/o:gne

dir /o:s
Displays a directory listing that is sorted by size (smallest to largest). To reverse the sort order (largest size to smallest size), instead use: dir /o:-s

dir /s
Displays the contents of the current directory (or specified directory) as well as the contents of all subdirectories and their subdirectories too. Since the output can be very long, especially if you have subdirectories inside subdirectories, you probably should also use the /p option to pause output. If you forget to do, you'll probably see the output zipping by on your screen; in that case, press Ctrl-C to stop the command. Or you might want to save the output to a text file, for example: dir /s > myfiles.txt will output a list of all files contained in the current directory and all subdirectories to the file myfiles.txt

dir /s *.txt
Displays a listing of all .txt files located in the current directory and in all subdirectories.

dir /s mystuff.txt
Displays a listing of all instances of a file named mystuff.txt located in the current directory and in all subdirectories. Useful when you know the name of a file but don't recall which subdirectory it is located in. You can think of this command as the equivalent of the Windows Search Companion (accessible by pressing F3 when viewing a Windows folder).

dir /ah
Displays a listing of hidden files (if any) that are located in the directory. Tip: Use the attrib command to change the hidden attribute of a file.

Note: You can type more then one option at the same time. For example, dir /p/w \mystuff would display a wide listing of the \mystuff directory and pause after each screenful.

Di bawah ini adalah perintah-perintah yang berhubungan dengan jaringan. Untuk melakukan perintah-perintah tersebut Anda harus masuk ke MS DOS Prompt.

ipconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.

ipconfig /displaydns
Menampilkan DNS Cache.

ipconfig /flushdns
Menghapus DNS Cache

ipconfig /release
"Menghapus" semua koneksi IP Address.

ipconfig /renew
Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.

ipconfig /registerdns
Melakukan refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.

ipconfig /showclassid
Menampilkan informasi DHCP Class.

ipconfig /setclassid
Mengubah DHCP Class ID

control netconnections
Menampilkan Network Connection.

ping
Contoh: ping http://blogvrman.blogspot.com/
Melakukan test koneksi ke situs http://blogvrman.blogspot.com/. Semakin sedikit % loss-nya makan semakin baik koneksinya.

tracert
Menampilkan informasi IP Address route.

netstat
Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif.

route
Menampilkan local route.

hostname

Menampilkan nama komputer.

21 November 2013

Cara Pintas Mengunakan Keybord di Windows

Membiasakan diri agan2 menggunakan keyboard secara eksklusif dan meninggalkan mouse dan membuat agan jauh lebih efisien dalam melaksanakan setiap tugas pada setiap sistem Windows.

Saya menggunakan cara pintas keyboard berikut setiap hari:

Tombol Windows + R = Run menu

Hal ini biasanya diikuti oleh:
cmd = Command Prompt
iexplore + "alamat web" = Internet Explorer
compmgmt.msc = Computer Management
dhcpmgmt.msc = DHCP Management
dnsmgmt.msc = DNS Management
services.msc = Services
eventvwr = Event Viewer
dsa.msc = Active Directory User dan Komputer
dssite.msc = Active Directory Sites and Services
Spoiler for Jika Anda memiliki Microsoft Natural Keyboard, atau keyboard kompatibel lainnya yang mencakup tombol logo Windows dan tombol Aplikasi, Anda dapat menggunakan cara pintas keyboard ini:

Windows = Menampilkan atau menyembunyikan menu Start.

Windows + BREAK = Menampilkan kotak dialog Properti Sistem.

Windows + D = Show desktop.

Windows + F = Pencarian untuk file atau folder.

Windows + L = Kunci komputer Anda

Windows + R = Buka kotak dialog Run.

Windows + U = Buka Utility Manager.

Tombol Windows + E = Explorer

ALT + Tab = Beralih antara jendela

ALT, Space, X = Maximize window

CTRL + Shift + Esc = Task Manager

Tombol Windows + Break = System properties

Tombol Windows + F = Search

Tombol Windows + D = Sembunyikan / Tampilkan semua jendela

CTRL + C = copy

CTRL + X = cat

CTRL + V = paste

[Alt] dan [Esc] = Beralih di antara aplikasi berjalan

[Alt] dan letter = Pilih item menu dengan huruf digarisbawahi

[Ctrl] dan [Esc] = Open Program Menu

[Alt] dan [F4] = Menutup aplikasi aktif atau menutup jendela aktif

[Alt] dan [-] = Open Control menu untuk dokumen aktif

[Ctrl] panah kana,kiri arrow= Pindahkan kursor ke depan atau belakang satu kata

Ctrl] Up, Down arrow = Pindahkan kursor maju atau mundur satu ayat

[F1] = Open Help for aktif aplikasi

Windows + M = Minimize semua jendela yang terbuka

Shift + Windows + M = Maximize semua jendela yang terbuka

Windows + F1 = Open Windows Help

Windows + Tab = Memindahkan tombol pada Taskbar

Windows + Break = Membuka kotak dialog Properti Sistem


Spoiler for Jalan Pintas ke acessability

Right SHIFT selama delapan detik ........ Mengaktifkan dan menonaktifkan FilterKeys.

Waktu ALT + left SHIFT + PRINT SCREEN ........ Kontras Tinggi Mengaktifkan dan menonaktifkan.

Waktu ALT + left SHIFT + NUM LOCK ........ Mengaktifkan dan menonaktifkan MouseKeys.

Menekat SHIFT lima kali ........ Mengaktifkan dan menonaktifkan StickyKeys.

NUM LOCK selama lima detik ........ Mengaktifkan dan menonaktifkan ToggleKeys.


END == Tampilan bagian bawah jendela aktif.

HOME == Menampilkan bagian atas jendela aktif.

NUM LOCK + (*) == Tampilkan semua subfolder di bawah folder yang dipilih.

NUM LOCK + (+) == Display isi dari folder yang dipilih.

NUM LOCK + (-) == Collapse folder yang dipilih.

LEFT ARROW == Collapse pilihan saat ini apakah itu diperluas, atau pilih parent folder.

RIGHT ARROW == Tampilan pilihan saat ini apakah itu runtuh, atau pilih subfolder pertama.


Emang banyak gan..
Spoiler for Ketik perintah berikut di Run Box (Windows Key + R) atau Mulai Jalankan

devmgmt.msc = Device Manager
msinfo32 = Sistem Informasi
cleanmgr = Disk Cleanup
ntbackup = Backup atau Restore Wizard (Windows Backup Utility)
mmc = Microsoft Management Console
excel = Microsoft Excel (Jika Installed)
msaccess = Microsoft Access (Jika Installed)
powerpnt = Microsoft PowerPoint (Jika Installed)
winword = Microsoft Word (Jika Installed)
frontpg = Microsoft FrontPage (Jika Installed)
notepad = Notepad
WordPad = WordPad
calc = Calculator
msmsgs = Windows Messenger
mspaint = Microsoft Paint
wmplayer = Windows Media Player
rstrui = System Restore
netscp6 = Netscape 6.x
netscp = Netscape 7.x
netscape = Netscape 4.x
waol = America Online
control = Membuka Control Panel
kontrol printer = Membuka Dialog Printers


Kalo yang ini pasti dah mahir semua ya gan....

[CODE]internet browser
alamat Ulr ketik "google", lalu tekan [Right CTRL] dan [Enter]
menambahkan "www." pada awal dan".com" pada akhir
[/CODE]

Menampilkan Nama Tabel dari SQL Server ke DataGrid (ADO)

Berikut ini trik untuk menampilkan nama-nama tabel yang terdapat di suatu database pada SQL Server ke dalam control DataGrid. Dalam contoh ini, saya menggunakan SQL Server 2000 dengan metode koneksi "Trusted Connection", atau koneksi ke SQL Server menggunakan otentifikasi Windows. Bagi yang belum tahu dengan "Trusted Connection", artinya adalah: username dan password untuk menghubungi SQL Server diverifikasi saat Anda login ke sistem operasi Windows Anda (Windows XP, Windows 2000). Jadi, di code program, Anda tidak perlu lagi menginput data username dan password untuk connect ke SQL Server 2000 Anda.


Deskripsi: 

  Menampilkan nama-nama tabel di database SQL Server 2000

  ke dalam control DataGrid1. Dalam contoh ini, koneksi ke

  SQL Server menggunakan metode "Trusted Connection"

  atau menggunakan Otentifikasi Windows. Bagi yang belum

  tahu dengan "Trusted Connection", bahwa username dan password

  untuk menghubungi SQL Server diverifikasi saat Anda login

  ke sistem operasi Windows Anda (Windows XP, Windows 2000)



Persiapan: 

   1. Buat satu project standard exe dengan satu Form.

   2. Klik menu Project -> Component... lalu beri tanda

      centang pada "Microsoft DataGrid Control 6.0 ... lalu

      klik tombol OK

   3. Tambahkan satu control DataGrid ke atas form

   4. Copy-kan code berikut ke editor form yang Berkaitan.

Dim CN As ADODB.Connection

Dim rsTables As ADODB.Recordset



Public Function ConnectSQLServer() As Boolean

  On Error GoTo ErrConn

  Set CN = New ADODB.Connection

  CN.CursorLocation = adUseClient

  'This connection string uses Trusted_Connection!

  CN.Open "PROVIDER=MSDataShape;" & _

          "Data Provider=SQLOLEDB.1;" & _

          "Integrated Security=SSPI;" & _

          "Persist Security Info=False;" & _

          "Initial Catalog=vrman;" & _

          "Data Source=XXX\blogvrman;"

  'vrman <-- ganti dengan nama database Anda

  'XXX\blogvrman = <-- ganti dengan

  '                       nama SQL Server Anda

  ConnectSQLServer = True

  Exit Function

ErrConn:

  ConnectSQLServer = False

End Function



Private Sub Form_Load()

  If ConnectSQLServer = True Then

    'MsgBox "Koneksi ke SQL Server sukses!", 

                                    vbInformation

  Else

    MsgBox "Koneksi ke SQL Server gagal!",

                                    vbExclamation

  End If

  'Tampung nama tabel ke variabel ADODB.Recordset

  GetTablesName

  'Siap-siap tampung ke control DataGrid

  DataGrid1.AllowUpdate = False

  'Masukkan nilai variabel rsTables ke DataGrid

  Set DataGrid1.DataSource = rsTables

End Sub



Private Sub GetTablesName()

  Dim rCriteria As Variant

  'Kriteria pengaksesan tabel menggunakan array

  rCriteria = Array(Empty, Empty, Empty, "Table")

  'Buka skema tabel dgn mengoptimalkan 

                             variabel Connection

  Set rsSchema = CN.OpenSchema

                      (adSchemaTables, rCriteria)

  'Siapkan variabel untuk membuat recordset baru

  Set rsTables = New ADODB.Recordset

  'Buat satu field baru bernama NamaTabel dengan

  'tipe VarChar dan length = 50 karakter

  rsTables.Fields.Append "NamaTabel", 

                                   adVarChar, 50

  'Buka tabel untuk menampung nama tabel

  rsTables.Open

  'Telusuri skema tabel

  While Not rsSchema.EOF

    For Each fld In rsSchema.Fields

      'Untuk mengambil nama tabel, verifikasi dengan

      'mengambil nilai dari TABLE_NAME

      If fld.Name = "TABLE_NAME" Then

        'Untuk setiap nama tabel, 

                                sediakan record baru

        rsTables.AddNew

        'Tampung nama tabel

        rsTables.Fields("NamaTabel") = fld.Value

        'Simpan nama tabel

        rsTables.Update

      End If

     Next 'Maju ke record berikutnya

     rsSchema.MoveNext 'Maju ke skema 

                                 tabel berikutnya

  Wend 'Akhir loop skema tabel

End Sub


kumpulan tag HTML

<!– –> Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser
<a href>          Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut
<a name>        Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama
<applet>          Sebagai awal dari Java applets
<area> Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map
<b>      Membuat teks tebal
<basefont>      Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font
<bgsound>      Memberi (suara latar) background sound pada halaman web
<big>   Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya
<blink>            Membuat teks berkedip
<body>           Tag awal untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap text, warna link & visited link
<br>    Pindah baris
<caption>        Membuat caption pada tabel
<center>          Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar
<comment>     Meletakkan komentar pada halaman web tidak tidak akan nampak pada browser
<dd>   Indents teks
<div>  Represents different sections of text.
<embed>         Menambahkan sound or file avi ke halaman web
<fn>    Seperti tag <a name>
<font> Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks
<form>            Mendefinisikan input form
<frame>          Mendefinisikan frame
<frameset>      Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame
<h1> … <h6> Ukuran font
<head>            Mendefinisikan head document.
<hr>    Membuat garis horizontal
<html> Bararti dokumen html
<i>       Membuat teks miring
<img>  Image, imagemap atau an animation
<input>           Mendefinisikan input field pada form
<li>      Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag <dir>, <menu>, <ol> and <ul> )
<map> Mendefinisikan client-side map
<marquee>      Membuat scrolling teks (teks berjalan) – hanya pada MS IE
<nobr> Mencegah ganti baris pada teks atau images
<noframes>     Jika browser user tidak mendukung frame
<ol>     Mendefinisikan awal dan akhir list
<p>      Ganti paragraf
<pre>   Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama
<script>           Mendefinisikan awal script
<table>            Membuat tabel
<td>    Kolom pada tabel
<title> Mendefinisikan title
<tr>     Baris pada tabel

<u>      Membuat teks bergaris bawah

Kode/Tombol Tersembunyi Pada Windows SP 1 2 3

Pintasan keyboard yang umum

CTRL + C (Salin)
CTRL + X (Potong)
CTRL + V (Tempel)
CTRL + Z (Urungkan)
DELETE (Hapus)
SHIFT + DELETE (Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa meletakkan item tersebut di dalam Keranjang Sampah)
CTRL (Menyalin item yang dipilih)
CTRL + SHIFT saat meyeret item (Membuat pintasan ke item yang dipilih)
Tombol F2 (Menamai ulang item yang dipilih)
CTRL + PANAH KE KANAN (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal kata berikutnya)
CTRL + PANAH KE KIRI (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal kata sebelumnya)
CTRL + PANAH KE BAWAH (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal paragraf berikutnya)
CTRL + PANAH KE ATAS (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal paragraf sebelumnya)
CTRL + SHIFT dan salah satu tombol panah (Menyorot sekumpulan teks)
SHIFT dan salah satu tombol panah (Memilih lebih dari item di dalam jendela atau desktop, atau memilih teks di dalam dokumen)
CTRL + A (Pilih semua item)
Tombol F3 (Mencari file atau folder)
ALT + ENTER (Menampilkan properti untuk item yang dipilih)
ALT + F4 (Menutup item yang sedang aktif, atau keluar dari program yang sedang aktif)
ALT + ENTER (Menampilkan properti untuk objek yang dipilih)
ALT + SPASI (Membuka menu pintasan untuk jendela yang sedang aktif)
CTRL + F4 (Menutup dokumen yang sedang aktif di dalam program yang memungkinkan Anda membuka banyak dokumen sekaligus)
ALT + TAB (Berganti di antara item yang terbuka)
ALT + ESC (Bergilir di antara item sesuai urutan pembukaannya)
Tombol F6 (Bergilir di antara elemen layar dalam jendela atau desktop)
Tombol F4 (Menampilkan daftar baris Alamat di dalam Komputer Saya atau Windows Explorer)
SHIFT + F10 (Menampilkan menu pintasan untuk item yang dipilih)
ALT + SPASI (Menampilkan menu Sistem untuk jendela yang sedang aktif)
CTRL + ESC (Menampilkan menu Mulai menjalankan)
ALT+Huruf yang digarisbawahi di dalam nama menu (Menampilkan menu yang bersangkutan)
Tombol F10 (Mengaktifkan baris menu di dalam program yang sedang aktif)
PANAH KE KANAN (Membuka menu berikutnya ke sebelah kanan, atau membuka submenu)
PANAH KE KIRI (Membuka menu berikutnya ke sebelah kanan, atau menutup submenu)
Tombol F5 (Memperbarui jendela yang sedang aktif)
BACKSPACE (Menampilkan folder satu tingkat ke atas di dalam Komputer Saya atau Windows Explorer)
ESC (Membatalkan tugas yang sedang dijalankan)
SHIFT saat memasukkan CD-ROM ke dalam pengandar CD-ROM (Mencegah CD-ROM memutar secara otomatis)
CTRL + SHIFT+ESC (Membuka Pengelola Tugas)

Pintasan keyboard kotak dialog

Apabila Anda menekan SHIFT+F8 di dalam kotak daftar pilihan perluasan, Anda mengaktifkan mode pilihan perluasan. Di dalam mode ini, Anda dapat menggunakan tombol panah untuk memindahkan kursor tanpa mengubah pilihan. Anda dapat menekan CTRL+SPASI atau SHIFT+SPASI untuk mengatur pilihan. Untuk membatalkan mode pilihan perluasan, tekan lagi SHIFT+F8. Mode pilihan perluasan akan batal dengan sendirinya saat Anda menggerakkan fokus ke kontrol lainnya.

CTRL + TAB (Bergerak ke depan sepanjang tab)
CTRL + SHIFT+TAB (Bergerak ke belakang sepanjang tab)
TAB (Bergerak ke depan sepanjang opsi)
SHIFT + TAB (Bergerak ke belakang sepanjang opsi)
ALT + Huruf yang digarisbawahi (Menjalankan perintah yang bersangkutan atau memilih opsi yang bersangkutan)
ENTER (Menjalankan perintah untuk opsi atau tombol yang sedang aktif)
SPASI (Memilih atau menghapus kotak centang apabila opsi yang sedang aktif adalah kotak centang)
Tombol panah (Memilih tombol apabila opsi yang sedang aktif adalah grup tombol opsi)
Tombol F1 (Menampilkan Bantuan)
Tombol F4 (Menampilkan item di dalam daftar yang sedang aktif)
BACKSPACE (Membuka folder satu tingkat ke atas apabila dipilih folder di kotak dialog Simpan Sebagai atau Buka)

Pintasan keyboard asli Microsoft


Logo Windows (Menampilkan atau menyembunyikan menu Mulai Menjalankan)
Logo Windows + BREAK (Menampilkan kotak dialog Properti Sistem)
Logo Windows + D (Menampilkan desktop)
Logo Windows + M (Meminimalkan semua jendela)
Logo Windows + SHIFT+M (Memulihkan jendela yang diminimalkan)
Logo indows + E (Membuka Komputer Saya)
Logo Windows + F (Mencari file atau folder)
CTRL + Logo Windows + F (Mencari komputer)
Logo Windows + F1 (Menampilkan Bantuan Windows)
Logo Windows +  L (Mengunci keyboard)
Logo Windows + R (Membuka kotak dialog Jalankan)
Logo Windows + U (Membuka Pengelola Utilitas)


Pintasan aksesibilitas keyboard


SHIFT Kanan selama delapan detik (Menghidupkan atau mematikan FilterKeys)
ALT Kiri + SHIFT Kiri+PRINT SCREEN (Menghidupkan atau mematikan Kontras Tinggi)
ALT Kiri + SHIFT Kiri+NUM LOCK (Menghidupkan atau mematikan MouseKeys)
SHIFT lima kali (Menghidupkan atau mematikan StickyKeys)
NUM LOCK selama lima detik (Menghidupkan atau mematikan ToggleKeys)
Logo Windows  + U (Membuka Pengelola Utilitas)


Pintasan keyboard Windows Explorer


END (Menampilkan bagian bawah jendela yang sedang aktif)
HOME (Menampilkan bagian atas jendela yang sedang aktif)
NUM LOCK + Tanda Bintang (*) (Menampilkan semua submap yang berada di bawah folder yang dipilih)
NUM LOCK + Tanda tambah (+) (Menampilkan konten folder yang dipilih)
NUM LOCK + Tanda kurang (-) (Menutup folder yang dipilih)
PANAH KE KIRI (Menutup pilihan yang ada apabila diperluas, atau memilih folder utama)
PANAH KE KANAN (Menampilkan pilihan yang ada apabila tertutup, atau memilih submap pertama)


Tombol Pintasan untuk Peta Karakter

Setelah mengklik dua kali karakter pada baris karakter, Anda dapat bergerak sepanjang baris dengan menggunakan pintasan keyboard:


PANAH KE KANAN (Bergerak ke kanan atau ke bagian awal baris berikutnya)
PANAH KE KANAN (Bergerak ke kiri atau ke bagian akhir baris sebelumnya)
PANAH KE ATAS (Bergerak ke atas satu baris)
PANAH KE BAWAH (Bergerak ke bawah satu baris)
PAGE UP (Bergerak ke atas per satu layar)
PAGE DOWN (Bergerak ke bawah per satu layar)
HOME (Bergerak ke awal baris)
END (Bergerak ke akhir baris)
CTRL + HOME (Bergerak ke karakter pertama)
CTRL + END (Bergerak ke karakter terakhir)
SPASI (Berganti antara mode Perbesaran dan Normal saat sebuah karakter dipilih)


Pintasan jendela utama Konsol Manajemen Microsoft (MMC)


CTRL + O (Membuka konsol yang tersimpan)
CTRL + N (Membuka konsol baru)
CTRL + S (Menyimpan konsol yang dibuka)
CTRL + M (Menambah atau menghapus item konsol)
CTRL + W (Membuka jendela baru)
Tombol F5 (Memperbarui konten semua jendela konsol)
ALT + SPASI (Menampilkan menu jendela MMC)
ALT + F4 (Menutup konsol)
ALT + A (Menampilkan menu Tindakan)
ALT + V (Menampilkan menu Tampilan)
ALT + F (Menampilkan menu File)
ALT + O (Menampilkan menu Favorit)


Pintasan keyboard jendela konsol MMC


CTRL + P (Mencetak halaman atau jendela yang sedang aktif)
ALT + Tanda kurang (-) (Menampilkan menu jendela untuk jendela konsol yang sedang aktif)
SHIFT + F10 (Menampilkan menu pintasan Tindakan untuk item yang dipilih)
Tombol F1 (Membuka topik Bantuan, jika ada, untuk item yang dipilih)
Tombol F5 (Memperbarui konten semua jendela konsol)
CTRL + F10 (Memaksimalkan jendela konsol yang aktif)
CTRL + F5 (Memulihkan jendela konsol yang aktif)
ALT + ENTER (Menampilkan kotak dialog Properti, jika ada, untuk item yang dipilih)
Tombol F2 (Menamai ulang item yang dipilih)
CTRL + F4 (Menutup jendela konsol yang aktif) Apabila konsol hanya memiliki satu jendela, pintasan akan menutup konsol tersebut)

Navigasi sambungan desktop jarak jauh


CTRL + ALT + END (Membuka kotak dialog Microsoft Windows NT Keamanan)
ALT + PAGE UP (Berganti antara program dari kiri ke kanan)
ALT + PAGE DOWN (Berganti antara program dari kanan ke kiri)
ALT + INSERT (Bergulir di antara program dalam urutan yang paling akhir digunakan)
ALT + HOME (Menampilkan menu Mulai Menjalankan)
CTRL + ALT+BREAK (Berganti di antara jendela dan layar penuh pada komputer klien)
ALT + DELETE (Menampilkan menu Windows)
CTRL + ALT + Tanda kurang (-) (Meletakkan snapshot keseluruhan area jendela klien pada clipboard server Terminal dan menyediakan fungsionalitas yang sama dengan menekan ALT+PRINT SCREEN pada komputer setempat.)
CTRL + ALT + Tanda tambah (+) (Meletakkan snapshot jendela klien yang aktif pada clipboard server Terminal dan menyediakan fungsionalitas yang sama dengan menekan PRINT SCREEN pada komputer setempat.)


Navigasi Microsoft Internet Explorer


CTRL + B (Membuka kotak dialog Atur Favorit)
CTRL + E (Membuka baris Pencarian)
CTRL + F (Menjalankan utilitas Temukan)
CTRL + H (Membuka baris Riwayat)
CTRL + I (Membuka baris Favorit)
CTRL + L (Membuka kotak dialog Buka)
CTRL + N (Menjalankan item browser lainnya dengan alamat Web yang sama)
CTRL + O (Membuka kotak dialog Buka, sama dengan CTRL+L)
CTRL + P (Membuka kotak dialog Cetak)
CTRL + R (Memperbarui halaman Web yang ada)

CTRL + W (Menutup jendela yang ada)